“,,,,,,,,,,,nasib BURUNG duriDAM ketiban DURIAN,,,,,,,

*Sebuah dongeng dari negeri Antah Berantakan yg terletak di sudut Facebook…..*
Tersebutlah sebuah kota kecil yg di huni 3orang manusia dgn latar belakang berbeda. Rumah ketiganya saling berhimpitan, yng tinggal di tengah adalah seorang perjaka yang playboy juga…padahal tak sepadan dgn wajahnya yg sangat standart <gubrak.com> Namanya DuriDAMketibanDuria, hayyah kepanjangan dsingkatnya adalah DURIANDAM. Dirumah reyotnya dia cuma tinggal bersama celengan ayam warisan nenek moyangnya. Dia merasa sangat kesepian, hari-nya dipenuhi hayalah…ah seandainya ada seorang wanita cantik jelita menemani siang malamku……
disamping kiri rumah Duridam tinngal seorang kakek yg masih gagah perkasa di usianya yg terbilang senja, beliau bermnama SEPORNO BRAHMAMEMBARA. Seporno adalah pengusaha kaset bajakan berwarna Blue….hehehehe
Dan yang tinggal disamping kanan Duriandam…..ini dia, trangtangtangtangtang….. Adalah wanita cantik nan seksi bernama PUSSYI CAT MONYONG !! dia adalah pemilik restoran lezat yg membuat tubuhnya makin hari makin lebar <lha wong=”” sajiannya=”” banyak=”” yg=”” dimakan=”” sendiri=”” hehe….=””>
Sungguh pemandangan yang kontras, keberhasilan 2orang manusia di kota itu membuat rumah yg terletak di tengah semakin mendelep hampir tak terlihat. Setiap hari Duriandam hanya bisa memandang dgn pandangan kosong ke kiri kanan rumahnya yang selalu didatangi para pembeli yang berasal dari desa sebrang bernama JELITAILALAT, sebuah desa yang penghuninya adalah wanita2 cantik.Diantaranya adalah INDAH HOLAHALLLOW, SELVIU SLALUMECUCUW, IDA SABUNCLAUDIAW, RITUN SUKAWMATUN, dan MYRRA MASAKNASIAW wkwkwkwkkk <pizzz buat=”” yg=”” ngrasa=””>
Seperti biasa, Duriandam menopang dagu sambil berhayal…”oh seandainya salah satu dari jelitailalat itu ada yg mau menjadi pendampingku….” diapun mencoba memutar otak. ” til tok tik tok tik tok…” swara detak jarum jam beradu dgn jantungnya yang ingin meloncat setiap melihat jelitailalat lewat di depanya.
“Aha….aku tahu!!!” teriaknya tiba2. Dia segera mengambil celengan ayamnya, tanpa ragu dicumnya, dicumbu hingga puas ayam tak berdosa itu. Setelah itu Duriandam menagis <wallah umat=”” kenthire=”” lha=”” wong=”” bar=”” ngguyu=”” kok=”” nangis=”” lho=””> “hikz hikz maafkan aku ayam, terpaksa kulakukan semua ini” ratapnya pilu. lalu dgn sekuat tenaga dia membanting celenganya…”pyaaarrrrrrrrrr” recehan Rp.100,oo pun ambyar di lantai. dgn sabar Duriandam memungutinya lalu menghitung jumlahnya…Rp.100.000,oo” hehe cukup untuk beli sepasang ayam hidup…’ gumamnya.
begitulah hari2 berikutnya, di bertemankan 2 ekor ayam hidup. dari 2 ekor lalu beranak pinak hingga tak terhitung. dulu dlm anganya dan harapannya dgn pamer banyak ayam dirumahnya dia pikir para jelitailalat akan ada yg mau mampir meliriknya…tapi sungguh diluar dugaan, ternyata para jelitailalat itu justru slalu menutup kedua telinganya karna takut budheg<tuli> klo mendengar ramainya petak petok kokokan ayam2nya…”nasib oh nasib, apa yg salah dgn ayam2 ini??” ratapnya sambil menatap ayamnya yg kini berjumlah 100 ekor.
Sementara itu dirumah sebelahnya si Ndut monyong tengah binguing, karna bangun kesiangan dia tdk kebagian ayam di pasar, padahal ada pesanan ayam panggang dari Mrs.Myrra Masaknasiaw…”yuhuy !!!” teriaknya begitu mndengar riuhnya kokok ayam di samping rumaahnya.Monyong segera memanggil kucing kesayangannya dan membisikinya sesuatu. Si kucing cerdik itupun langsung mengerti dan menyelinap kerumah Duriandam…
“petwwoookk, keyok keyok…!!” swara ribut ayam menyadarkan Duriandam dari lamunanya, “hoeeyyy kucing kurang kasih sayang, berhenti jangan lari!!!” teriaknya begitu melihat sekelebat kucing berkepala hitam semu merah menggondol seekor ayamnya. tapi sia2 saja krn kucing itu terlalu gesit segera menghilang dari pandangan. “huh tak bisa dibiarkan, bisa2 habis ayamku nanti!!” geramnya sambil bergegas mengemasi ayam2nya dan memasukkannya dalam koper. lalu pergi meninggalkan rumah.
Sore harinya Duriandam pulang menenteng 2ekor kambing jantan dan betina….usut punya usut ternyata ayam2nya dijual lalu di tukar dgn kambing kwkwkkkww. begitulah….hari2 nya pun kini bertemankan kambing yg tiap hari mengembek di depan rumahnya.
‘mbak….mbek.. mbak…. mbek….”
setiap jelitailalt yg lewat depan rumahnya banyak yg terkecoh dgn swara itu…seperti pagi itu ketika Selviu Slalumecucuw pulang beli sarapan dari restoran Monyong…
“mbek….. kulo nderek mbak !!!” Selvui pun menoleh mencari arah swara, “lho lho lho….lha kok wedus, tak kiro nek wong Bagus !!!” wiqiqiiiqiii diapun segra berlalu pergi tanpa menoleh lagi, begitupun jelitailalat lainnya.
Hingga kambing itu beranak pinak barjumlah 7 ekor,tak juga jelitailalat ada yg menghampiri Duriandam hingga diapun kembali dilanda resah. Meski si kucing kurang ciuman samping rumahnya itu tak mgkin mampu nyerowol kambingnya, tapi dia ttp harus mengatur strategi baru untuk umpan para jelitailalat. setelah berpikir selama 7hari 7malam akhirnya pagi itu Duriandam memasukkan ke7 kiambingnya ke dalam keranjang lalu memikulnya pergi…
Sore harinya ketika pulang…..Ck ck ck…akal jejaka 1 ini ternyata emang kayak buluz, kini dia menggandeng SAPI GEMUK BERPUNUK GLINUK-GLINUK. Ke 7kambingnya telah ditukar dgn seekor sapi untuk di cancang di depan rumahnya.
dan ternyata sapi yang mejeng di depan rumahnya itu mampu menarik perhatian para jelitailalat yg lewat. kali ini giliran Si anggun Ida sabuncladiaw yang tergiur dgn kemulusan sapi berdaging empuk itu. Diapun mendekat ingin mengelus, tapi langsung terkejut begitu sapi itu menjerit…. “EMMMOOOOOHHHHH !!!!”
“Hayyah…ngageti wae, nek emmoh yo wes !!!” dumelnya lalu pergi, hal yg sama jg trjadi pd jelitailalat yg lainya.
Hingga si sapinya beranak 1 setelah di kawin suntik, Duriandam belum juga dapat kesempatan membuat anak….para jelitailalat tak ada 1pun yg mau dgnya, hingga dia kehabisan akal. akhirnya dia memutuskan untuk bertandang kerumah Seporno Brahmamembara…
Seporno brahma membara mengernyitkan kening melihat Duriandam njanur gunung, dgn wibawa dia bertanya ” ada apa ponakannku seng ganteng dewe koyo gombalwewe…?” dgn malu2 DUriandam pun menceritakan mslhhnya….
“begitulah kira2…. Pak dhe kan sudah banyak makan asam garam, mbok ya saya di kasih gulanya dikit biar ikut merasakan manisnya..” rayu DUriandam.
“oww okey lah klo begicu, aku sarankan jual saja sapimu itu lalu tukar dgn burung”
“ha?!” duriandam mlongo ” maksudnya saya hrs beternak burung ya pak dhe?” tanyanya sambil membayangkan banyaknya burung yg di dapat jika dia menukar sapinya.
“dasar gemblung, gak perlu… kamu cukup beli seekor saja” seporno mulai sewot.
“lha terus burung apa yg harus saya beli dan untuk apa pak de burung itu ??”
“ya terserah, manuk doro, dekuku, perkutut apa aja boleh asal pinter manggung lalu tempatkan di dalam sangkar emas dan pajang di depan rumahmu….”
Duriandam mengangguk angguk makin bingung tapi tak mau bertanya lg karna kapok di bilang gemblung. Diapun pulang dan menjalankan saran dari pak dhe nya. dia segera menggeret sapi dan pedhetnya pergidari rumah lalu pulang membawa burung perkutut dlm sangkar emas…..
WALHASILLL…. DAHSYATTT !!!
Siulan ringan burung prekutut dalm sangkar emas mengkilat yg digantung di dpan rumahnya benar2 mampu memikat para jelitailalat langsung mampir kerumahnya. “SWEETT SWEETT.. hai Cantik sweet sweet…..” begitu suitan perkutut yang pagi itu membuat mata sipit Indah hollahalow langsung melolong lebar. “Mas DAM…” Teriaknya manja. Duriandam pun bergegas lari keluar rumah. ” BURUNGMU KOK BAGUS SEKALI TO MAS…, boleh aku pegang gak? ” rayu indah.
rasane koyo ketiban ndaru, duiiandan pun langsung membuka sngkarnya dan membiarkan tangan nakal indah mengelus kepala si burung. “aauukkk….” tiba2 indah menjerit “burungmu kok nakal sih mas, masak aku di gigit ??” duridam tersapumlayu eh salah tersipu malu sambil berkata “habis kamu terlalu cantik seh ndah jadi burungku gak bisa tahan…” dan begitulah seterusny para jelitailalat mengerubungi burung duriandam secara bergantian dari senin-sabtu <hari minggu=”” libur=”” karna=”” jelitailalat=”” di=”” apeli=”” cowoknya=”” masing2=”” wekekekke=””>
perubahan drastis itu membuat Monyong terheran2, apalagi setiap kali mendengar aduan kucing kesayangannya yg juga pengen nyaplok burung dlm sangkar emas itu. “tenang cing nanti aku cari akal” ujarnya menghibur kucing kesayangannya. “ahay aku dapat ide…” teriaknya girang “hehe just wait n see”
hari minggu yg cerah tapi selalu sepi karna tak ada satupun jelitailalat yg datang ke kota itu…maka Seporno memilih untuk menutup toko CD nya dan mencari para gaun muda, eh salah lagi daun muda maksute. sementara monyong lebih memilih memanjakan diri ke spaa ato Sauna dan DURIANDAm hanya bisa duduk termenung memandangi burungnya yg kini jadi gemuk…sambil berhayal “ah betapa sempurnanya hidupku seandainya semua jelitailalat itu jatuh dalam pelukanku.” jika dulunya dia cuma berharap dpt satu kini dia mulai terjangkit virus rakus…
Sepulang dari Sauna, si Monyong usil menghampiri Duriandam yg sedang melamun. Dgn lemah lembut <hayyah padahal=”” biasane=”” pecicilan=””> di bertanya kpd DAURIANDAM tntng apa yg tengah meresahkanya. ‘tumben si kuntilanak ini jadi cantik bin baik’ batin Duriandam, tapi dia ttp juga bercerita tntang semua angan2nya mengenai para jelitailalat.
“hallah cuma gitu doang….kecciiilllllllll Dam, aku siap membantumu mewujudkan impian” ujar monyong bersemangat membuat DUriandam makin heran. “bagaiman caranya?” tanya Dam penasaran. ” besok pagi2 buta kamu pergilah kesalon dandan abis biar cakep, potong rambut gimbalmu dgn model yg Funky kayak stinky klo perlu semir dengan warna pelangi. aku akan atur semuanay untukmu. pokoknya begitu kamu pulang, para jelitailalat semua pasti sudah berkumpul adirumahmu” monyong meneraangkan rencanaya dgn penuh antusias untuk meyakinkan Duriandam.
DUriandam benar2 tak percaya klo si monyong ternyata baik hati juga, mesti agak ragu dan bingung tapi dia ttp jg menjalankan saran si monyong untuk nyalon ke esokan harinya. begitu Duriandm meninggalkan rumah, monyong dgn sigap menurunkan sangkar emas di depan rumah Duriandam diapun menjalankan stategi yg telah diaturnya. dia mengatakan kpd semua jelitailalat yg datang membeli sarapan untuk datang lagi nanti sore untuk menghadiri pesta burung dirumah duriandam dan merekapun kegirangan. setelah undangan trsebar monyong langsung mengeluarkan perkutut dari sangkarnya, lalu menyembelihnya, tak lupa dia baca basmallah agar burung itu mnjadi makan yg halal ketika disantap. Dengan kelihaian tanganya mengolah, akhirnya perkutut itupun mnjadi sajian yg lezat yg diletakkan dalam piring yg telah dihias dgn indah.
setelah urusan burung selesai diapun mengantarkan hidangan itu ke rumah duriandam yg msh kosong lalu bergegas pulang…yuhuy kini aku kaya hahahah teriaknya dalam hati. dia segera mengemasi semua barangnya dan langsung cabut dari rumahnya membawa sangkar emas yg dah tak berpenghuni. begitu seorang ojek berwajah tampan datang diapun segera cabut…o iya lupa kan belum pamitan sama om Porno Heheheh diapun menghampiri SEporno brahmamembara lalu membisikkan sesuatu di telinganya. Seporno menganggukan kepala lalu melambaikan tangan melepas kepergian keponakane seng ayu koyo yuyu…huhuhu
tepat jam4 sore DUriandam sampe dirumahnya, dia terkejut melihat para jelitailalat telah berkumpul dirumahnya…hmmm ternyata si monyong gak main2 dgn ucapanya. saking senangnya dikerubungi Jelitailalat DIA tdk sadar klo sangkar emas beserta isinya telah lenyap dari tempatnya. dia asyik dgn jelitailalat….
“mas dam katanya mau pesta burung, mana burungnya …?” teriak indah tak sabar.
“iya,,,ayo dong buka cepetan,” sambut selviu tak mau kalah.
“buruan keluarin…”sahut yang lain2ya. duriandam pun segera membuka pintu rumahnya dan………….para jelitailalat terbelalak melihat hidangan burung lezat di meja ruang tamu. “serrrrrbuuuuuuuuu” seru semuanya langsung menyantap burung tersebut. tanpa ragu2 ada yg nyerowol suwiwi, sempol ingkung dan juga kepala hingga burung itu ludes tak tersisa. ssetelah selesai makan, jelitailalatpun pamitan pulang…” wah sungguh lezat mas, sering2 ya ngadain pesta burung kayak gini hehehehe” ujar mereka sambil berlalu.
begitu para jelitailalat menghilang dari pandangan DUriandam seperti tersadar dari hi-pnotis, dia kelabakan mencari burung dan sangkat emasnya…. “OH TIDAAAKKKKKK” diapun menuju rumah monyong tapi hanay kosong yg ada, dgn lunglai dia menuju rumah Seporno Brahmamembara untuk menanyakan kebaradaan Pusshy catmonyong…
“tadi ada pangeran tampan yg wajahnya percis artis TAiwan yg datang menjemputnya….namanya klo tak salah HIER BUKAKLAMBI. Dia cuma pamit mau pulang kampung tapi tak bilang sama pak dhe kampung nya dimana, jadi pak dhe jg tek tehe dimene die skereng wekekekek….”
penjelasan Pak dhenya itu membuat Duriandam berteriak sekencangnya, “KEMBALIKAN BURUNG DAN SANGKAR EMASSKU….!!!!!!!!” setelah itu dia pingsan.
sementara itu sayup2 dari kejauhan terdengar tawa terbahaK2 si monyong percis mak lampir……” KAPOKMU KAPAN…..LHA WONG MEY’ONG KOK DI LAWAN !!!! WKWKWKWKKK”

*THE END.
CATATAN INI HANYA SEKEDAR GUYONAN HARAP TIDAK ADA YG MARAH ATOW TERSINGGUNG YA, SELAMAT MENIKMATI……</hayyah></hari></tuli></wallah></pizzz></lha></gubrak.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s